Minggu, 24 April 2016

Hilangkan ke-aku-an, ciptakan sebuah kita.

     Cinta adalah anugerah terindah yang pernah diberi Tuhan kepada kita. ia mampu bertahan, walau diterjal berbagai macam badai. ia mampu selalu ada, walau berkali-kali diminta untuk pergi. cinta adalah sebuah rasa. rasa yang ada dan tersalur melalui perlakuan kepada orang yang dicintainya.
     dalam sebuah hubungan, memang tidak selalu berjalan sesuai apa yang kita inginkan. kadang, suatu permasalahan itu muncul, menghadang, dan menguji kesabaran kita. disinilah letak kedewasaan dari suatu hubungan dibutuhkan. jangan saling berdiri pada standing position kalian masing-masing jika kalian benar-benar masih ingin mempertahankan orang yang kamu kasihi. 
     mengalahlah. 
         meminta maaflah.
             dan, berlututlah demi mempertahankan apa yang dihakikatkan untuk bertahan.
      emosi akan selalu ada. egoisitas akan selalu muncul. dan kemarahan akan selalu membara. namun mereka hanyalah benih. benih yang bisa kau poles menjadi suatu nada yang indah. sebuah nada yang mampu membuatnya terkesima akan keindahan hal tersebut, yang tercipta dari buah pemikiranmu. itulah yang dinamakan cinta dewasa. dimana ia dapat mengolah benih, menjadi suatu hal yang berbeda. wajar hal itu sangat berat untuk dilakukan; namun hasil yang kau peroleh nantinya akan membuatmu semakin yakin, bahwa kau adalah seorang pecinta yang hebat. kau akan terbiasa. dari situ, kau tidak perlu khawatir untuk kehilangannya. karena hilangnya hanya akan disebabkan oleh kemauan ia sendiri. bukan karenamu. bukan salahmu. dan, sudah pasti ia akan menyesal telah menyia-nyiakan seorang pecinta hebat, dan digantikan oleh pecinta palsu. 
     tunggulah... bersabarlah...
     pecinta sejatimu akan segera datang.
    dan silahkan ukir cinta baru, sebuah cerita cinta yang harus kau yakini lebih indah daripada sebelumnya. karena kau telah merasakan suatu gagal. sehingga kau mendapatkan pelajaran berharga dari mencintai. bangkitlah, tersenyumlah, dan katakan; bahwa aku mampu dan aku berhasil.

April, 24 2016.

0 komentar:

Posting Komentar

Tell me something...