Minggu, 24 Mei 2020

tulisan tentang patah hati yang dituangkan pada hari agung

    kesadaran manusia membutuhkan injeksi, dorongan, dan sepercik keajaiban untuk datang. terutama untuk mereka yang sedang patah hati, akan seperti orang dungu yang coba ditanya siapa namanya; ia tidak akan tahu siapa dirinya sendiri. kesadaran adalah kupu-kupu, ia cantik menawan, ia adalah cahaya yang bila tidak kau temukan dengan baik, redupnya akan selalu membayangi. 
   
       untuk kamu yang sedang patah hati, jangan takut! untuk kamu yang sedang bingung akan arah tujuan hidupmu, jangan lelah mencari! garis takdir telah ada, dan tuhan tidak menciptakan setiap insan tanpa alasan. ibaratkan sebuah tujuan, dari jalan mana saja meskipun sempat memutar, menanjak dan menyasar ia akan sampai pada puncak perjalanannya. jangan takut untuk mencoba sesuatu yang baru, karena kamu tidak akan pernah tahu seberapa asyik kejutan yang akan muncul pada fase-fase kehidupanmu berikutnya.

    patah hati adalah sebuah hal normal. apalagi jika kamu mampu mengendalikan dirimu dalam fase tersebut. lenyapkan kekosongan hatimu pada kesibukan yang bisa kamu nikmati, akan muncul sebuah harapan yang tidak kamu kira sebelumnya. akupun begitu, aku pernah dan sering patah hati. patah hati terbesarku masih dipegang oleh cinta pertamaku, ia masih melekat bahkan sampai bertahun-tahun setelah aku kehilangan dirinya. walaupun itu masih masa-masa sekolah, namun aku pikir sampai sekarang, sakit itu memang nyata pada masa-masa itu.

      oh iya, kalau kata salah satu guru kehidupanku seseorang yang ingin lepas dari sebuah patah hati, hal yang harus dilakukannya adalah menyalahkan orangnya. namun jika itu tidak ingin kamu lakukan, masih selalu ada cara, namun lebih susah. yaitu dengan cara hidup berdampingan bersama kenangan-kenangan sewaktu kamu masih bersamanya. apresiasi, hiduplah dengan apresiasi atas apa yang telah kalian alami. dengan begitu kamu perlahan akan bisa move on tanpa harus membenci. bahkan kalian masih bisa saling berkomunikasi, ya tentu diperlukan sikap dewasa dari kedua belah pihak. karena yang aku alami? salah satu pihak menutup pintu tersebut. mungkin karena sakit yang pernah aku berikan sangatlah luar biasa padanya. sori hehe.

D,4. May 24th 2020.

qotd: level lawan bicaramu yang lebih rendah dari standarmu bukan menjadi suatu alasan dirimu untuk merendahkan dan menyesali percakapan yang kalian buat. pahamilah, pengalaman kalian berbeda. dan pastinya kamu juga akan kalah jika kalian membicarakan sesuatu yang menjadi bidang keahliannya. salam hangat, selamat hari raya idul fitri 1441H. mohon maaf lahir dan batin.

0 komentar:

Posting Komentar

Tell me something...